Hanya dengan upload file, Anda akan dibayar setiap kali file tersebut didownload. Mau ??? (Daftar Sekarang)
Seluruh tulisan dalam masiqbal.net bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi. Jangan Asal Copy Paste !

Jangan mengatakan “Aku tidak bisa”!

Friday, September 12, 2008 4:05
Posted in category My Worlds

Saya sering mendengar teman atau orang-orang terdekat saya ketika di hadapkan dalam sebuah tantangan, mereka mengatakan “aku tidak bisa” atau “kemampuanku tidak bisa mencapai itu” dan komentar-komentar yang lain. Setiap manusia oleh Allah SWT telah di ciptakan dengan rahasianya masing-masing. Tidak seorang pun tahu tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang, baik tentang dirinya, maupun lingkungannya.Setiap manusia di lahirkan dengan “settingan” masing-masing. Masalahnya kita hanya manusia yang “TIDAK TAHU” tentang “settingan” itu, termasuk kemampuan kita, yang hanya kan bisa di ketahui ketika semua sudah berlalu. Sesuatu yang salah ketika kita mengatakan “Aku tidak bisa melakukannya, kemampuanku hanya sebatas ini”, karena pada hakekatnya kita tidak pernah tahu apakah sebenarnya kita mampu atau tidak, sementara kita belum berusaha.

Pada dasarnya apa yang terjadi pada diri kita merupakan representasi dari apa yang kita pikirkan. Orang akan mampu melakukan sesuatu yang menurut logika itu tidak mungkin menjadi mungkin, salah satunya karen faktor pikirannya. Seseorang yang di vonis dokter menderita penyakit yang dokter sudah menyatkan angkat tangan, bisa sembuh total, salah satunya karena faktor pikirannya. Dia yakin dan selalu optimis bahwa dia pasti sembuh. Rasa optimisme ini lah yang menjadikan semangat dan kekuatan untuk sembuh sebagai sebuah titik kritis dari olah pikirnya yang menyebabkan kesinergisan dari seluruh elemen tubuhnya yang akhirnya menstimulasi penyembuhannya, atau yang oleh Yohanes Surya, tim sukses Olimpiade Fisika, dengan MESTAKUNG (Semesta Mendukung). Sebaliknya orang yang sebenarnya tidak sakit apa-apa, bisa menjadi benar-benar sakit karena dia berpikiran bahwa dirinya sakit.

Demikian juga ketika menghadapi suatu tantangan atau permasalahan. Optimisme, semangat dan keyakinan bahwa kita mampu dan bisa menghadapi dan melaluinya akan menjadi sebuah kekuatan besar dalam mencapai kesuksesan yang di harapkan. Namun sebaliknya, bagaimana mungkin kita berhasil, berusaha aja belum kita sudah menyatakan diri mundur/kalah. Bagaimana bisa menang, sebelum berperang sudah ngacir duluan. Hakikat kemenangan dan kekalahan adalah optimisme dan pesimisme, pustus asa dan semangat. Kemenangan akan diraih oleh mereka yang tidak mudah putus asa, tetap semangat, optimis dan selalu berpikir positif akan hari mendatang

Subhanallah. Maha Suci Allah yang merahasiakan tentang masa depan, agar kita selalu bersemangat dalam berusaha menggapai masa depan dengan penuh optimisme akan keberhasilan.

Inilah salah satu kunci kesuksesan, optimisme bahwa kita bisa. Tidak ada kata menyerah sebelum sampai pada titik paling akhir. Selalu berpikirlah bahwa KITA BISA, PASTI BISA dan HARUS BISA. Tetap semangat saudaraku meraih hari esok yang lebih cerah.

Tulisan terkait :

  1. Mereka yang kurindu
  2. Larangan meniup makanan dan minuman
  3. Terima kasih Ibu…
You can leave a response, or trackback from your own site.
Tags : curhat - Spirit - Tausiyah -

Leave a Reply

Please insert the signs in the image:

masiqbal.net on Facebook