Hanya dengan upload file, Anda akan dibayar setiap kali file tersebut didownload. Mau ??? (Daftar Sekarang)
Seluruh tulisan dalam masiqbal.net bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah isi. Jangan Asal Copy Paste !

Membuat repository lokal Ubuntu dari file iso (*.iso)

Wednesday, March 18, 2009 14:11
Posted in category Linux

Semenjak saya menginstall Ubuntu di laptop kesayangan, banyak aplikasi, driver dan plugin aplikasi yang dibutuhkan saya unduh dari internet secara langsung, kadang-kadang ketika ingin menginstall program, paket program yang ada seringkali membutuhkan paket lain yang harus di-install sebelumnya.

Sebetulnya sih Ubuntu sudah menyediakan mekanisme instalasi yang nyaman, sayangnya fasilitas ini menjadi gak nyaman karena Anda membutuhkan akses ke server repository, jadi ya agak repot juga kalo butuh sesuatu harus selalu terkoneksi internet, iya kalo ada, lha kalo gak ada gimana?

Hehehe ga usah khawatir, Ubuntu sudah menyediakan Repository-nya kok, Anda dapat melakukan instalasi program apa saja yang terdapat dalam repository Ubuntu tanpa perlu terhubung dengan Internet. Saat ini repository Ubuntu bisa di-download dan dimasukkan ke DVD sehingga dapat didistribusikan dengan mudah.

Terus kalo buat repository secara lokal gimana caranya?

Yang pasti adalah Anda harus sudah mempunyai image file repositorynya dulu (*.iso). Bisa didownload di :

Atau kalo males download, ya bisa minta ke temen yang sudah mempunyai imege repository… :p Jumlah file image repository (*.iso) ada 6 buah.

Setelah file *.iso berada di komputer Anda, langkah selanjutnya adalah membuat folder di /mnt/ sebagai tempat me-mount-ing file ISO DVD. Karena saya memiliki 6 file repository maka saya membuat 6 folder. Misalkan saja nama folder tersebut adalah 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Perintahnya

sudo mkdir /mnt/1 /mnt/2 /mnt/3 /mnt/4 /mnt/5 /mnt/6

Setelah Anda berhasil membuat folder di /mnt/, langkah selanjutnya adalah me-mount-ing file image repository.

OK misalkan file *.iso repository saya saya simpan di /home/masiqbal/Repository/, yang harus Anda lakukan adalah me-mount-ing file *.iso yang Anda miliki dan otomatis dideteksi/dijalankan ketika Ubuntu StartUp. Buka file fstab yang berada di /etc/fstab dengan menggunakan perintah

sudo gedit /etc/fstab

Dan tambahkan perintah berikut pada baris akhir file fstab tersebut

# Repository
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-1_contrib.iso /mnt/1 iso9660 loop,defaults 0 0
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-2_contrib.iso /mnt/2 iso9660 loop,defaults 0 0
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-3_contrib.iso /mnt/3 iso9660 loop,defaults 0 0
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-4_contrib.iso /mnt/4 iso9660 loop,defaults 0 0
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-5_contrib.iso /mnt/5 iso9660 loop,defaults 0 0
/home/masiqbal/Repository/ubuntu-8.10-repository-i386-6_contrib.iso /mnt/6 iso9660 loop,defaults 0 0

Keluar dan simpan file tersebut. Lalu restartlah komputer Anda… pastikan bahwa file yang di mounting sudah terdeteksi dan otomatis dijalankan pada waktu StartUp, gimana cara ngeceknya? Buka aja System Monitor, klik Main Menu > System > Administration > System Monitor dan masuklah ke tab File System. Lihat Device, apabila ada penambahan 6 device dan dengan directory file ke /mnt/1 sampai /mnt/6 berarti proses mounting yang Anda lakukan sudah benar dan berjalan dengan baik, akan tetapi bila tidak muncul, ulangi lagi seperti langkah diatas.

OK, langkah terakhir adalah mengupdate file source.list yang ada di /etc/apt/sources.list. Gunakan perintah berikut :

sudo gedit /etc/apt/sources.list

Dan tambahkan baris perintah berikut pada baris akhir file source.list tersebut

# From File
deb file:”/mnt/1/” intrepid main restricted
deb file:”/mnt/2/” intrepid main multiverse restricted
deb file:”/mnt/3/” intrepid universe
deb file:”/mnt/4/” intrepid universe
deb file:”/mnt/5/” intrepid universe
deb file:”/mnt/6/” intrepid universe

Keluar dan simpan file tersebut. Serta lakukan proses update source dengan menjalankan perintah

sudo apt-get update

Selesai deh… Sekarang Anda tidak usah repot-repot cari koneksi internet apabila Anda membutuhkan package Ubuntu yang ada dalam repository.

Semoga bermanfaat…

Tulisan terkait :

  1. Ubuntu repository, one for all
  2. Panduan Instalasi Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope Desktop Edition
  3. Koneksi internet di Ubuntu via bluetooth handphone
  4. Instalasi Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex
  5. Instalasi Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope ke dalam flash disk
You can leave a response, or trackback from your own site.

28 Responses to “Membuat repository lokal Ubuntu dari file iso (*.iso)”

  1. Novianto says:

    March 18th, 2009 at 6:07 pm

    PERTAMAX !!!

    Tutorialnya mantab, tinggal kapan ya aku bisa pake??

    Novianto?s last blog post..Dimana Ikhlas itu sekarang

    [Reply]

    masiqbal reply:

    March 18th, 2009 at 8:40 pm

    ya secepatnya dong mas! :)

    [Reply]

  2. mashardi says:

    March 18th, 2009 at 6:11 pm

    Coba di uns tersedia server tuk ngehost file repo kayak di univ terkemuka lainnya…migrasi ke open source di kampus tentu lebih mantap

    [Reply]

    masiqbal reply:

    March 18th, 2009 at 8:42 pm

    ditunggu saja tanggal mainnya mas… kayaknya sih bentar lagi

    [Reply]

  3. davidyes says:

    March 24th, 2009 at 4:57 pm

    salam kenal mas. kunjungi saya ya mas..

    davidyes?s last blog post..Detect a scam online

    [Reply]

    masiqbal reply:

    March 25th, 2009 at 8:48 am

    salam kenal juga…

    [Reply]

  4. pakdejack says:

    March 26th, 2009 at 8:55 am

    baru tau saya caranya, biasanya saya burn ke dvd dulu br dimasukin ke package manager :D
    pakdejack?s last blog post..Anemia, sebuah komplikasi malaria

    [Reply]

    masiqbal reply:

    March 27th, 2009 at 1:22 pm

    “banyak cara menuju ke Roma”, semoga bisa dijadikan alternatif dan bermanfaat… :)

    [Reply]

  5. wayan says:

    April 10th, 2009 at 10:52 pm

    keren mas iqbal. jadi pingin nyoba.

    wayan?s last blog post..Tutorial:Membuat Tulisan Bergerak pada Header Blog

    [Reply]

    masiqbal reply:

    April 11th, 2009 at 8:16 pm

    yups.. silahkan dipraktekkan

    [Reply]

  6. Dhanang Sukmana Adi says:

    April 15th, 2009 at 8:02 pm

    ngopy nuw bosss…

    Dhanang Sukmana Adi?s last blog post..Kisi-Kisi Soal Multimedia SMA

    [Reply]

    masiqbal reply:

    April 15th, 2009 at 8:55 pm

    monggoh, asal tetap mencantumkan nama penulis dan URL lengkap artikel.

    [Reply]

  7. OdyDasa says:

    May 20th, 2009 at 9:49 am

    Oke,
    AKu tak ke tempatmu mbawa DVD kosong… Ngupi ya….

    [Reply]

    masiqbal reply:

    May 20th, 2009 at 11:08 am

    silahkan… yang penting ngabari dulu sebelum kesini yach…

    [Reply]

  8. olanuxer says:

    May 26th, 2009 at 9:36 am

    saya coba ikuti tutorialnya dan berhasil, saya menggunakan repo JJ. untuk sources.list saya tidak menggunakan tanda kutip seperti tutorial di atas kalau pake tanda kutip pasti error.
    yang saya bingung kenapa kok mau install di synaptic selalu muncul depedensi yang tidak ada. misalnya saya mau menginstal vlc muncul Depends: libqtgui4 tetapi tidak akan dipasang, oh ya saya menggunakan BlankOn versi 5.
    kira2 permasalahannya dimana ya??? apa memang file isonya kekurangan berkas??? untuk kondisi iso setelah di cek md5sum semua oke.

    [Reply]

    masiqbal reply:

    May 26th, 2009 at 10:37 am

    tanda petik di file resource.list? mungkin karena perbedaan karakter mas, biasanya dari hasil copy-paste ada perbedaan karakter yang ga dikenal, coba aja hapus tanda kutipnya setelah itu ganti dengan tanda kutip secara manual.

    untuk permasalahan yang kedua, kalo diinstal lewat terminal?

    [Reply]

  9. olanuxer says:

    May 27th, 2009 at 3:42 pm

    tanda kutip di sini maksudnya
    # From File
    deb file:”/mnt/1/” intrepid main restricted
    deb file:”/mnt/2/” intrepid main multiverse restricted
    deb file:”/mnt/3/” intrepid universe
    deb file:”/mnt/4/” intrepid universe
    deb file:”/mnt/5/” intrepid universe
    deb file:”/mnt/6/” intrepid universe
    saya sudah coba manual tapi tetap tidak bisa. tapi jika tanpa tanda kutip bisa. saya lakukan update
    olanuxer@olanuxer:~$ sudo apt-get update
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/main Translation-id
    Abaikan file: jaunty/restricted Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/main Translation-id
    Abaikan file: jaunty/multiverse Translation-id
    Abaikan file: jaunty/restricted Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/universe Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/universe Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/universe Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release.gpg
    Abaikan file: jaunty/universe Translation-id
    Abaikan file: jaunty Release
    Menerima:1 file: jaunty Release [2551B]
    Abaikan file: jaunty Release
    Abaikan file: jaunty Release
    Abaikan file: jaunty Release
    Abaikan file: jaunty Release
    Abaikan file: jaunty/main Packages
    Abaikan file: jaunty/multiverse Packages
    Abaikan file: jaunty/restricted Packages
    Abaikan file: jaunty/main Packages
    Abaikan file: jaunty/restricted Packages
    Abaikan file: jaunty/universe Packages
    Abaikan file: jaunty/universe Packages
    Abaikan file: jaunty/universe Packages
    Abaikan file: jaunty/universe Packages
    Reading package lists… Done

    [Reply]

    masiqbal reply:

    May 28th, 2009 at 9:14 am

    mantab… ternyata banyak jalan menuju Roma…

    [Reply]

  10. secretjon says:

    June 24th, 2009 at 8:49 pm

    gimana caranya biar bisa update repo dari LAN, mas?

    [Reply]

    masiqbal reply:

    June 26th, 2009 at 9:23 am

    kalo lewat LAN kan sudah default bawaan Ubuntu :D (biasanya langsung diarahkan ke server milik Ubuntu)

    [Reply]

  11. sangprabo says:

    July 20th, 2009 at 3:12 pm

    Makasih tutorialnya Gan.. (y)

    [Reply]

  12. sangprabo says:

    July 20th, 2009 at 3:35 pm

    Btw, buat yang mau naruh di local area network (misalnya karena keterbatasan space ato kemudahan ato supaya ga ribet copy iso ke kompie satu2) bisa pake tutorial di http://jogja.linux.or.id/berita/arsip/2007/05/15/bikin-repo-tanpa-repot-dari-iso/ .

    @ olanuxer
    Saya pake format file:///media/iso1/ (3 slash). Kalo Anda pake BlankOn terus updatenya ke repo Ubuntu, setahu saya emang ada bentrok dependensi. Solusinya kalo liat di forum2 salah satunya: pake repo satu saja (dari BlankOn saja ato dari Ubuntu saja). Terus dependensi yang bentrok diuninstall dulu, lalu mulai menginstall paket yang diinginkan. Ini saya alami waktu mau install CCL di BlankOn, tapi gak tau caranya. Moga membantu, dan mohon maaf kalo ada salah, maklum pemula..

    salam (ngacir)

    [Reply]

  13. alen says:

    August 30th, 2009 at 12:46 am

    tak coba ya…. (y)

    [Reply]

  14. dkuta says:

    November 20th, 2009 at 8:01 am

    bener2 tutorial yang bagus… sukur2 sih kalo ada lanjutannya hehehe… lanjutan ke ubuntu 9.10 gitu loh bro…

    [Reply]

    masiqbal reply:

    November 21st, 2009 at 7:53 am

    secara teknis sebetulnya sama aja mas… mau pake jaunty atau karmic cara konfigurasinya sama, tinggal ganti aja nama jaunty ke karmic, untuk konfigurasi karmic juga sudah saya posting disini

    [Reply]

  15. Yuk rubah repository Ubuntu kamu | Solve With IT says:

    December 1st, 2009 at 9:16 am

    [...] manambahkan image dvd repository secara lokal ke dalam komputer kita sudah pernah saya jelaskan disini tapi untuk ubuntu 8.10 terus kalo untuk ubuntu 9.10 gimana? sama kok… tapi ga apalah saya [...]

  16. paidjo says:

    February 5th, 2010 at 11:24 am

    ok coba dulu, tapi lagi proses download di http://bee.amikmbp.ac.id/ubuntu/

    [Reply]

  17. Agus says:

    March 8th, 2010 at 6:37 pm

    Mantab infonya, sdh dicoba dan berhasil. Mhn ijin disharing, Terimakasih banyak Mas……..

    [Reply]

Leave a Reply

Please insert the signs in the image:

masiqbal.net on Facebook