Pedang Komandan Upacara Bendera di Istana Patah
Sunday, August 17, 2008 1:48Jakarta – Pedang komandan upacara kebesaran penurunan bendera HUT ke-63 RI patah. Jelas ini membuat terkejut hadirin di Istana Merdeka. Bagaimana mungkin pedang terbuat dari besi itu bisa patah saat digunakan di momen spesial?
Pedang itu patah sesaat sebelum Kol Marinir Bambang Suswanto yang bertugas sebagai komandan upacara hendak melaporkan kesiapan pasukan. Ketika melakukan penghormatan senjata, mendadak bagian ujung pedang yang ia gerakkan melewati bahunya itu patah.
“Oh My God…. Kok bisa patah? Pedangnya nggak dilem sih?” pekik seorang ibu tamu undangan kehormatan.
Kebetulan kamera televisi menyorot secara close up wajah Kol Bambang Suswanto. Meski sempat terkejut, dia tetap tenang melapor pada Presiden SBY dan melanjutkan tugasnya selaku komandan upacara.
Tidak berapa lama, kamera televisi menyorot close up Presiden SBY dan Wapres JK. Perasaan gusar terlihat dari mimik wajah duet pemimpin pemerintahan RI ini.
Selain pedang yang patah, terjadi pula sangkur salah seorang pasukan pengawal terlepas dari senapannya. Untung anggota Paspampres melihat kejadian itu dan cepat memungut sangkur yang lepas tersebut.
Sumber : http://www.detiknews.com
Pedang Komandan Upacara di Istana Tidak Patah, Hanya Jatuh
Jakarta – Pedang komandan upacara di istana Kol Marinir Bambang Suswanto yang ternyata tidak patah. Pedang tersebut hanya jatuh saja.
Hasil rekaman televisi yang dicek sejumlah wartawan di istana pada Minggu (17/8/2008) tampak pedang tersebut memang sempat jatuh dari genggaman Bambang. Tapi ujung pedang terlihat tidak dalam kondisi rusak, masih dalam kondisi normal.
Sebelum peristiwa jatuhnya pedang ini terjadi kala Bambang hendak melaporkan kesiapan pasukan. Ketika melakukan penghormatan senjata, mendadak bagian ujung pedang yang ia gerakkan melewati bahunya itu jatuh.
Saat itu memang kamera televisi merekam momen tersebut, yang terjadi hanya sepersekian detik saja. Bambang, ketika peristiwa terjadi tetap tenang dan melapor pada Presiden SBY, kemudian dia melanjutkan tugasnya selaku komandan upacara.
Selain pedang yang jatuh, terjadi pula sangkur salah seorang pasukan pengawal terlepas dari senapannya. Untung anggota Paspampres melihat kejadian itu dan cepat memungut sangkur yang lepas tersebut.(ndr/mok)
Sumber : http://www.detiknews.com
Tidak ditemukan tulisan yang terkait.
Hanya dengan upload file, Anda akan dibayar setiap kali file tersebut didownload. Mau ??? (
Nama lengkapku Mokhammad Iqbal, teman2 biasa memanggilku dengan panggilan iqbal, berbadan kurus dengan tinggi 182 cm dan berat badan 55 kg, tidak merokok dan tidak suka dengan asap rokok, makannya banyak tapi ga gemuk2 dan suka menghabisakan waktu didepan TV dan laptop kesayangan.
Rekan blogger, 



