Sepur Kluthuk Jaladara, Kereta Uap Wisata Solo
Monday, September 28, 2009 15:39Sepur kluthuk jaladara, kereta uap wisata solo. Yup kereta uap wisata ini kemaren pagi (27 September 2009) telah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafi’i Djamal bersama Gubernur Jawa Tengah dan Walikota Solo Joko Widodo bertempat di rumah dinas walikota Solo, Loji Gandrung. Kemaren pagi saya menyempatkan diri untuk menyaksikan prosesi peresmian kereta uap wisata ini, ribuan masyarakat termasuk pemakai jalan yang berhenti di sepanjang jalan Slamet Riyadi yang dilewati kereta uap wisata ini terlihat antusias menyaksikan peresmian kereta uap wisata tersebut, banyak yang terlihat mengabadikan gambar, baik dengan kamera, handycam ataupun handphone, yup, hal ini menunjukkan minat yang besar terhadap adanya kereta uap wisata di kota Solo.

Sepur kluthuk jaladara, kereta uap wisata solo
Satu rangkaian kereta uap jaladara ini terdiri atas satu lokomotif Seri C 1218 dan dua gerbong penumpang dengan Seri TR 144 dan TR 16. Lokomotif kereta uap wisata jaladara ini buatan Jerman tahun 1896, diambilkan dari Museum Palagan Ambarawa, sementara gerbongnya dari Magelang dan Bandung. Pengoperasian kembali kereta api pariwisata ini dimaksudkan untuk mengangkat kembali citra kota Solo, dalam rangka pengembangan pariwisata, yang sekaligus juga meningkatkan ekonomi masyarakat.

Peresmian Sepur kluthuk jaladara, Kereta uap wisata solo oleh Menhub
Sepur kluthuk jaladara, yang rencananya akan beroperasi 2 kali dalam semingu yaitu setiap hari sabtu dan minggu dengan rute Stasiun Puwosari – Stasiun Kota Sangkrah yang berjarak kurang lebih 5 kilometer. Rute ini melewati Jalan Slamet Riyadi, jalan utama kota Solo, dan kita akan singgah beberapa saat di beberapa tempat perhentian dalam satu trip pulang pergi, diantaranya adalah Kampung Laweyan, Loji Gandrung, Ngapeman, Pasar Pon, Keraton, Gladak, dan lain-lain. Namun jika memungkinkan, kereta tersebut juga dapat dijalankan pada hari yang lain (senin – jumat) dan tentu saja jika ada peminat yang mem-booking.

Menhub, Jokowi dan Rudy sewaktu meresmikan Sepur kluthuk jaladara, Kereta uap wisata solo
Harga tiketnya lumayan mahal juga sih, Rp.100.000 untuk sekali naek… maklumlah karena untuk mengoperasikan kereta uap wisata ini juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, karena sekali jalan pulang pergi, dihabiskan tiga kubik kayu jati (sekitar 3 juta-an) sedang kereta api hanya berkapasitas kurang lebih 80 orang. tapi jangan kecewa dulu, harga yang ditawarkan juga sebanding kok dengan apa yang didapet. Untuk foto-foto pasti mengasyikkan (bagi yang seneng narsis) bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Bagi yang seneng belanja, bisa memborong sepuasnya di Gladak, seneng barang antik? silahkan mengunjungi Pasar Pon atau pasar antik Triwindu yang kini berubah nama mejadi Windu Jenar, atau ingin mengunjungi Kraton? bisa!, Loji Gandrung sebagai rumah dinas walikota solo yang bisa juga diartikan sebagai “gedung/bangunan cinta” dan tempat-tempat wisata menarik lainnya di kota Solo.

peresmian sepur kluthuk jaladara, kereta uap wisata solo
Saya sendiri, sebagai warga kota Solo berharap dengan adanya kereta uap wisata ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kota Solo dan semoga dengan adanya sepur kluthuk jaladara ini dapat menambah daftar tempat tujuan wisata Anda bila berkunjung ke kota Solo, sehingga hal ini berimbas juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, amieennn… Sopo sing wes tau numpak ?

sepur kluthuk jaladara, kereta uap wisata solo sebelum diresmikan
Sumber referensi dari apa yang saya alami, ada juga yang dari BlontankPoer dan banyak dari sumber lainnya, untuk gambar kereta uap (gambar paling bawah) dari pasarsolo
Tulisan terkait :
Hanya dengan upload file, Anda akan dibayar setiap kali file tersebut didownload. Mau ??? (
Nama lengkapku Mokhammad Iqbal, teman2 biasa memanggilku dengan panggilan iqbal, berbadan kurus dengan tinggi 182 cm dan berat badan 55 kg, tidak merokok dan tidak suka dengan asap rokok, makannya banyak tapi ga gemuk2 dan suka menghabisakan waktu didepan TV dan laptop kesayangan.
Rekan blogger, 




luxsman says:
September 28th, 2009 at 4:14 pm
ngenteni undangan cah bengawan ngejak numpak sepur gratisan…
[Reply]
muti says:
September 28th, 2009 at 4:19 pm
keren mas tulisannya ^_^
assyiiiikkk…sekarang Solo punya spot2 baguuusssss
[Reply]
katakataku says:
September 28th, 2009 at 4:44 pm
wah kayaknya asyik yah
“moga aja bisa menyebar di kota-kota lainnya, biar dunia kepariwisataan negeri ini bisa meningkat dengan banyaknya wisatasan (manca/lokal) yang datang”
[Reply]
suryaden says:
September 28th, 2009 at 4:47 pm
aslinya cuman mbakar uang, kok nggak pake tehnologi yang irit energi sich…., ngono ya sing meresmikan kok ya mentri hahahaha…
[Reply]
alamendah says:
September 28th, 2009 at 5:29 pm
Wah ngabisin uang banyak, tuh. kenapa gak dimodif biar irit bahan bakar, ya?
[Reply]
geblek says:
September 28th, 2009 at 8:53 pm
eh itu naik sepur sekalian keliling solo dan berenti di setiap tempat begitu ? satu paket ? hemm menarik juga bagi yg ndak tau solo
[Reply]
~MHC~ says:
September 28th, 2009 at 9:47 pm
Sepure kiro2 marai polusi udara po ra ya..??? kudu uji emisi ki….
[Reply]
Pradna says:
September 28th, 2009 at 10:59 pm
larang, apik, tapi eman2 kayu jati-ne
kalo numpang foto, mbayar ndak?
[Reply]
arifudin says:
September 28th, 2009 at 11:30 pm
wah pakai kayu sepertinya murah, karena ga’ pakai bahan bakar, tapi kok ini mahal ya malahan
[Reply]
Mengembalikan jati diri bangsa says:
September 29th, 2009 at 3:29 am
Tiketnya mahal banged sob
Apa laku??
[Reply]
s H a says:
September 29th, 2009 at 8:23 am
Ayo rame2 naik ini…
[Reply]
Jidat says:
September 29th, 2009 at 3:04 pm
wah ternyata wis jadi.. aku kesolo suk tanggal 6 pas di oprasikan gak ya?
[Reply]
mursid says:
September 29th, 2009 at 10:31 pm
endi mas pesenankuu……
[Reply]
hasssan says:
September 29th, 2009 at 11:51 pm
kenapa uang segitu dihabiskan untuk buat polusi???
[Reply]
Zay Ariefz says:
September 30th, 2009 at 9:13 pm
Wah, kapan2 mesti narsiss di atas kereta kluthuk iki kang……
[Reply]
balaisugar.com says:
September 30th, 2009 at 10:37 pm
wah asyik banget naik sepur, o aku baru tahu kalau ternyata harus memakai kayu jati buat menjalankanya, wah sayang banget sama kayu jati, tuttttttt tuttttttt naik kereta
[Reply]
riFFrizz says:
October 3rd, 2009 at 10:14 am
[Reply]
Rangga aditya says:
October 3rd, 2009 at 4:54 pm
Asik nich ada tempat wisata. semoga turis semakin banyak. Laris manis tanjung kimpul…. Hehehe… Asik tuh bisa back in time… Tinggal pake baju ala james dean… Suasananya dapet tuch….. Hehe…
[Reply]
soulharmony says:
October 4th, 2009 at 10:41 am
Pengen banget ke sana
[Reply]
gus_rohman says:
October 5th, 2009 at 10:10 pm
[Reply]
MasHardi says:
October 7th, 2009 at 9:15 am
sampean wes nunmpak rung mas ;))
[Reply]
Andy MSE says:
October 10th, 2009 at 1:48 pm
sepurane ora iso akeh dolan rene, ning sepure tak link yo!
[Reply]
Rawins says:
February 13th, 2010 at 1:07 pm
100 ribu per orang yow..? Thks deh infonya. Istriku nyidam pengen naik ini soale…
[Reply]